Mengenal Critical Thinking (Berpikir Kritis) Dengan Mudah

Helps You Rediscover Yourself

Mengenal Critical Thinking (Berpikir Kritis) Dengan Mudah

Critical-Thinking

Memahami, Manfaat dan Cara Membentuk Critical Thinking (Berpikir Kritis)

Pernahkah kamu pada saat sedang menghadapi masalah kamu berpikir keras apakah solusi terbaik dari masalah tersebut? Apa akibatnya jika kamu berpikir secara instan saja mencari jalan keluar tercepat? Mengapa kamu perlu berpikir secara dalam dan menyeluruh? Beberapa pertanyaan tersebut sebenarnya mengacu pada suatu poin, critical thinking (berpikir kritis). Mengapa kita perlu berpikir kritis? Taukah kamu apasih berpikir kritis itu?

Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya kamu mengetahui bahwa berpikir merupakan proses melakukan analisa dan pengumpulan terhadap informasi-informasi yang dibutuhkan dalam setiap pengambilan keputusan, pembuatan sebuah konsep, penalaran, serta pemecahan sebuah masalah yang dilakukan oleh otak kamu, selanjutnya gagasan dan mental akan membentuk sebuah pemikiran. Semakin keras kamu berpikir, semakin kritis pemikiran kamu, maka otak kamu akan semakin terasah dan tajam.

Pengertian Critical Thinking (Berpikir Secara Kritis)

Critical thinking atau berpikir kritis adalah kemampuan untuk berpikir secara jernih, rasional, dan mendalam atau menyeluruh tentang apa yang harus dilakukan atau apa yang harus dipercaya. Critical thinking mencakup kemampuan untuk terlibat dalam pemikiran reflektif dan mandiri.

Manfaat Critical Thinking

manfaat-critical-thinking
Dengan menjadi orang yang memiliki Critical Thinking, kamu juga bisa bermanfaat menolong masalah orang lain. Pic by pexels.com

Pada implementasinya, membangun pola berpikir kritis akan membuat kita tidak hanya bisa membuat kita mengidentifikasi berbagai masalah yang ada, namun juga langkah-langkah yang dapat dilakukan. Berikut beberapa manfaatnya:

  1. Memahami hubungan logika dan gagasan
  2. Mengidentifikasi, membangun, dan mengevaluasi argumen
  3. Menyelesaikan Masalah secara sistematis
  4. Mengidentifikasi relevansi dan pentingnya gagasan
  5. Memperluas ide atau gagasan
  6. Menciptakan inovasi yang relevan
  7. Menambah kreativitas

Cara Membangun Pola Pikir Kritis

Selanjutnya, bagaimana cara membangun pola pikir kritis? Berikut beberapa langkah yang dapat kamu lakukan:

1. Pahami Masalahmu

Langkah pertama bisa kamu adalah dengan mengidentifikasi masalah yang ada. Biasanya, masalah muncul karena beberapa faktor yang menjadi penyebabnya, baik itu faktor psikologis, teman keluarga, hasrat/passion yang tidak tersalurkan, maupun faktor lingkungan.

Untuk bisa mengidentifikasi sebuah masalah, kamu perlu untuk memahami dirimu terlebih dahulu, apa yang menjadi penyebab masalah itu muncul, dampak apa saja yang muncul dari masalah tersebut, dan apa kendali kamu dalam masalah tersebut.

2. Menentukan Skala Prioritas

Setiap saat kamu menghadapi masalah, kamu perlu menentukan skala prioritas dari masalah-masalah yang kamu hadapi. Mulailah menentukan dari yang paling mendesak, kemudian mana yang bisa ditunda atau bisa diselesaikan terakhir. Sebagai contoh kamu ingin menyelesaikan S2 Dalam 1 tahun, lalu membeli rumah dalam 2 tahun, dan lainnya. Jika kamu menentukan skala prioritas secara jelas, maka kamu akan dapat menentukan target-target atau menyelesaikan masalah yang anda harus selesaikan terlebih dahulu.

3. Kumpulkan Informasi

menggali-informasi
kumpulkan informasi sebanyak mungkin pic by pexels.com

Selanjutnya kamu perlu mengumpulkan informasi-informasi untuk yang nantinya akan di analisis. Kamu dapat menggali informasi dari beberapa sumber. Mulai dari buku-buku, jurnal, internet, studi lapangan, pengalaman dari seorang ahli, dan masih banyak lagi. Semakin banyak informasi dan pengetahuan yang kamu miliki, hasil analisamu akan semakin baik.

4. Analisa Data

Biasakan untuk menganalisa setiap data yang telah kamu peroleh. Perhatikan dan temukan informasi-informasi lain yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan yang dapat menunjang data yang sudah kamu dapat. Pilih kemungkinan solusi terbaik dan resiko yang dapat kamu terima.

5. Pengambilan Keputusan

Setelah menganalisa data dan menimbang solusi terbaik dari masalahmu langkah terakhir adalah pengambilan keputusan. Keputusan yang baik perlu melalui tahapan-tahapan diatas. Ketika anda memiliki pola pikir kritis terhadap segala sesuatu kamu juga akan menjadi orang yang inovatif, penuh ide, informatif, dan peka terhadap segala peluang yang ada. Lebih dari itu, kamu dapat mengambil keputusan terbaik dalam hidupmu, yang bisa berdampak positif bagi dirimu sendiri dan orang lain . Yuk, berlatih sekarang juga!

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *