Interview Kerja? Kamu Bisa Lolos! Asalkan….

Helps You Rediscover Yourself

Interview Kerja? Kamu Bisa Lolos! Asalkan….

Simak Tips Interview Kerja Berikut Ini

Tahap Interview Kerja terkadang menjadi momok yang menakutkan bagi para JobSeekers, lolos seleksi berkas bukan berarti kamu dapat merasa aman, memang diluar sana banyak sekali Tips dalam melakukan Interview Kerja, tapi kok jantung masih saja berdebar – debar ya?

Nah Reset kali ini akan membahas Tips dalam melakukan Interview Kerja ala kami nih, seperti apa aja sih tipsnya? Yuk disimak!

1. Kurangi Kata Emm

interview-kerja
Think via Pexels.com

Memang banyak dari kita masih saja mengeluarkan suara ini ketika berfikir, hal ini wajar terjadi sebagai respon natural dari otak kita ketika kita ditanyai sesuatu secara mendadak. Terkadang pertanyaan HRD memaksa kita untuk berfikir cepat sehingga kita spontan mengeluarkan suara ketika berfikir.

Tapi kamu tau gak sih bahwa ada caranya loh untuk mensiasati ini, dengan mengulang pertanyaan dari HRD, kamu dapat memberikan waktu otak kamu untuk berfikir sedikit lebih lama sehingga dapat mengurangi kata – kata Emm yang keluar secara spontanitas.

Contoh ketika kamu ditanyai “Dimana kamu melihat diri kamu 10 tahun kedepan?” daripada kamu langsung menjawab, coba ulang dulu pertanyaannya seperti “Saya melihat diri saya 10 tahun kedepan seperti…” sehingga kamu bisa mendapatkan waktu untuk berfikir.

2. Jangan Lupa Riset Perusahaan Sebelum Interview Kerja

interview-kerja
Research via Pexels.com

Terdengar sepele namun penting! Nyatanya, masih banyak sekali para JobSeekers yang tidak mengetahui perusahaan yang dilamar bergerak dibidang apa, wah ini bahaya banget ketika kamu ditanya mengenai perusahaan dan kamu tidak bisa menjawabnya, dijamin HRD langsung mencoret kamu dari listnya.

Cobalah untuk melakukan riset bahkan sebelum kamu melamar ke perusahaan itu, ini juga untuk memastikan bahwa kamu benar – benar ingin bekerja di perusahaan yang kamu lamar, jangan sampai ketika kamu diterima di perusahaan yang kamu lamar, kamu tidak nyaman dengan budaya kerja perusahaan, nantinya akan merugikan perusahaan dan diri kamu sendiri.

Cari tahu perusahaan yang kamu lamar bergerak dibidang apa, apa visi misinya, apa saja prestasi yang sudah diraih, dan bagaimana kondisi perusahaan tersebut sekarang, itu juga bisa menjadi senjata kamu nanti ketika berhadapan dengan HRD.

3. Negosiasi Gaji

interview-kerja
Salary via Pexels.com

Yang kamu baca gak salah loh! HRD akan merasa senang apabila kamu proaktif terhadap hak – hak yang akan kamu dapatkan, ini menggambarkan bahwa kamu orang yang kritis dan peduli pada diri sendiri.

Eits tapi dalam negosiasi gaji ada cara-caranya ya, gak asal ceplos, kamu tau gak sih bahwa HRD diberikan Budget dalam merekrut karyawan baru, nah apabila kamu menjawab “Sesuai kebijakan perusahaan” atau “Sesuai UMR daerah ini” pastinya HRD akan bingung memberikan kamu gaji berapa, kalau terlalu murah, HRD akan mengira kamu tidak mempunyai Skills yang cukup, kalau terlalu mahal, HRD akan kehabisan budget

Coba cari tau harga rata-rata posisi tempat kamu melamar, dan cobalah untuk mengurangi atau menambahkan harga sesuai dengan kualifikasi yang kamu miliki, apabila kamu memiliki pengalaman dan Hard Skills yang melebihi ekspetasi HRD, kamu bisa naikkan harga, apabila kamu masih dalam tahap belajar dan mencari pengalaman, coba ajukan angka di sekitar angka yang kamu riset. Nah untuk tahu lebih lanjut mengenai negosiasi gaji, kamu bisa simak artikelnya disini.

4. Spesifikasikan Kelebihan dan Kekuranganmu

Skills via Pexels.com

Kamu pasti akan menghadapi pertanyaan ini ketika Interview Kerja, kalau kamu menghadapi pertanyaan ini, cobalah untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan lebih mendetail, jangan hanya “Rajin” atau “Disiplin” tapi cobalah untuk sesuaikan dengan posisi yang kamu lamar.

Apabila kamu melamar posisi Akuntan, dan kamu merasa dirimu rajin, cobalah untuk menjelaskan rajin seperti apa yang dimaksud, contoh “Rajin berkutat dengan angka dan saya merasa ahli bekerja dengan angka dan hitung-hitungan karena semasa kuliah saya…”

Nah dengan jawaban seperti itu, HRD akan lebih jelas dalam menilai kecocokan kamu terhadap posisi yang dilamar dan jawaban yang kamu berikan bisa unik dan tidak sama dengan pelamar lain.

Berikut adalah sedikit tips yang bisa Reset berikan ketika kamu dihadapkan oleh Interview Kerja, semoga kamu bisa lolos ke tahap selanjutnya dan diberikan pekerjaan yang kamu inginkan ya!

Terima kasih telah membaca artikel dari Reset dan sampai ketemu lagi di artikel selanjutnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *