Cara Investasi Saham Untuk Pemula, Cuma 4 Tahap!

Helps You Rediscover Yourself

Cara Investasi Saham Untuk Pemula, Cuma 4 Tahap!

cara-investasi-saham

Panduan mudah Cara Investasi Saham

Saham merupakan salah satu produk pasar modal yang dapat diperjualbelikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dapat dijadikan sarana investasi dalam jangka panjang. Berinvestasi saham pada hari ini bisa dikatakan cukup mudah. Namun terkadang banyak orang yang tidak memasuki dunia saham dikarenakan tidak mengetahui bagaimana cara investasi saham.

Untuk dapat menjadi investor saham, terdapat 4 cara investasi saham yang sebenarnya tidak cukup sulit dan justru memiliki persamaan dengan membuka rekening bank pada umumnya, yuk kita simak bersama bagaimana caranya.

1. Menyiapkan Dokumen Penting

Pertama-tama kamu harus menyiapkan KTP sebagai kartu identitas, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan buku tabungan (halaman depan nomer rekening), serta materai Rp 6.000 minimal 2 buah. Semua berbentuk copy atau salinan dokumen pribadi ya sebagai pendukung formulir pendaftaran sebelum berinvestasi.

2. Pilih Broker Saham

Untuk bisa berinvestasi saham kamu tidak bisa langsung mendaftar dan bertransaksi di BEI, akan tetapi harus melalui perantara (broker) atau perusahaan sekuritas dengan membawa copy dokumen beserta dokumen asli tersebut untuk mendaftar sebagai nasabahnya membuka rekening investasi di perusahaan sekuritas. Pastikan kamu memilih perusahaan sekuritas yang sudah terdaftar resmi di BEI dan OJK. Selanjutnya pastikan persyaratan setoran awal sesuai dengan budget yang kamu miliki, untuk setoran awal bisa di mulai dari Rp. 100.000 sampai dengan Rp. 5.000.000. Tips selanjutnya dalam memilih perusahaan sekuritas adalah fasilitas yang diberikan, apakah ada kelas investasi untuk belajar, forum diskusi, aplikasi, pelayanan, dan biaya transaksi setiap pembelian dan penjualan saham.

3. Setor Dana Investasi

setor-dana-cara-investasi-saham
Menyetor uang yang akan digunakan untuk investasi. Pic Source pexels.com

Langkah selanjutnya, pihak sekuritas akan menginformasikan nomor rekening bank kepada kamu sebagai calon investor, untuk menyetorkan saldo awal sehingga dapat bertransaksi saham. Masing-masing perusahaan sekuritas memiliki kebijakannya sendiri mengenai besaran saldo awal yang harus disetorkan. Pastikan sumber dana yang kamu miliki untuk berinvestasi sudah sesuai dengan budget kamu dan merupakan “uang dingin” atau biasa dikenal dengan uang yang tidak dipakai dalam waktu dekat. Uang makan, uang transport, dana darurat, itu bukan “uang dingin” ya!

4. Cari Saham Yang Ingin Dibeli Alias Kamu Siap Berinvestasi!

Setelah keempat tahapan dilalui, kamu sudah bisa memilih 634 perusahaan terdaftar (emiten) yang masuk dalam konstituen Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Perlu diketahui bahwa tidak semua saham yang diperdagangkan memiliki likuiditas volume yang memadai alias sahamnya mudah untuk diperjualbelikan. Jadi kamu tetap perlu untuk berhati-hati dengan cara mempelajari cara membaca laporan keuangan, analisis fundamental dan teknikal sehingga kamu bisa mengoptimalkan dana investasi kamu dengan membeli saham emiten yang paling tepat untuk kamu miliki. Tips tambahan, jangan lupa untuk diversifikasi jenis saham untuk mengelola resiko yang mungkin terjadi. Tujuannya agar ketika harga saham turun, kamu masih punya stamina untuk bertahan karena tidak semua investasi saham kamu turun.

Nah berikut cara-cara investasi yang bisa kamu lakukan sebagai pemula, cukup mudah ya. Perlu kamu ketahui manfaat investasi saham, selain untuk tabungan masa depan juga merupakan salah catu cara menjadi kaya secara natural, karena yang akan kamu dapatkan adalah deviden dari laba emiten kamu dan capital gain atau selisih keuntungan dari hasil penjualan saham kamu nanti. Menarik ‘kan? Yuk nabung saham sekarang juga!

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *